Tampilkan postingan dengan label grammar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label grammar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2020

Teknik menjawab soal reading

    05.21   No comments


Halo teman-teman berjumpa lagi dengan saya sang pecinta bahasa Inggris. Nah pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang 2 macam cara yang paling populer digunakan dalam menjawab soal-soal reading. Trik ini bisa kalian gunakan ketika berhadapan dengan berbagai jenis ujian reading baik itu IELTS ataupun TOEFL.

Nah kedua trik ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Namun konon katanya, setiap orang akan memiliki kecenderungan pada salah-satunya. Misalnya, ada orang yang saat menggunakan trik A nilainya akan lebih tinggi dibandingkan ketika dia menggunakan trik B. Sebaliknya ada orang yang saat menggunakan trik B nilainya akan lebih baik ketimbang ketika dia menggunakan trik A.

Trik yang pertama adalah, baca teksnya terlebih dahulu baru baca soalnya. Keunggulan dari cara ini adalah kita akan memiliki pemahaman yang sangat baik tentang bacaannya karena kita sudah membaca teksnya. Cara ini sangatlah tepat apalagi kalau kita memiliki ingatan yang bagus tentu saja kita nanti bisa langsung menjawab soal-soalnya tanpa harus membaca ulang lagi.

Selanjutnya trik yang kedua adalah baca soal dulu baru baca teks bacaannya. Keunggulan trik ini kita tidak harus membaca keseluruhan teks jadi kita dapat menghemat banyak waktu. Yang kita lakukan hanya mencari kata-kata kunci saja, sehingga akan bisa menghemat waktu. Cara ini sangat bisa kita gunakan ketika disuruh menjawab soal yang teksnya sangat panjang namun cuma punya waktu yang sedikit.

Namun demikian cara diatas juga memiliki kelemahannya masing-masing. Untuk cara yang pertama jika kita membaca keseluruhan teks maka akan cenderung memakan waktu yang lama. Apalagi jika kita lupa dengan bacaannya, maka otomatis kita harus membaca ulang teks yang tentunya memakan waktu lagi. Begitu juga untuk cara yang kedua, walaupun biasanya cara ini lebih cepat, jika tidak cermat terkadang kita kesulitan memahami teks bacaan karena kita tidak membaca teks sepenuhnya seperti cara pertama.

Terus yang menjadi pertanyaan sekarang adalah cara mana yang akan kita pakai? jawabannya adalah tergantung masing-masing orang. Untuk menemukan cara mana yang lebih tepat kalian gunakan, silahkan lakukan eksperimen dengan mencoba kedua cara diatas. Silahkan kalian nilai cara mana yang lebih enak, lebih cepat, dan yang lebih banyak jawaban yang benar tentunya.


Jumat, 27 November 2020

determiner kata benda dapat dihitung dan tidak dapat dihitung dalam bahasa inggris

    04.03   No comments

Dalam Bahasa inggris berdasarkan bentuknya kata benda dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kata benda yang dapat dihitung (countable) dan kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable).

Kata benda yang dapat dihitung umumnya kata benda yang dari bentuknya memang bisa kita hitung seperti, meja, buku, laptop, gelas, dll.

Sebaliknya yang tidak bisa dihitung memang mustahil untuk dapat kita hitung seperti, susu, beras, perasaaan, cinta dll.

Lebih mudahnya umumnya kata benda yang dapat dihitung biasanya dapat ditambahkan dengan akhiran s di akhirnya misalnya, book menjadi books, laptop menjadi laptops, table menjadi table. Untuk lebih jelasnya mengenai perubahan ini silahkan lihat di bentuk jamak kata Bahasa inggris. disana saya sudah merincikan bagaimana perubahan-perubahan kata yang regular maupun irregular.

Berbeda dengan kata yang bisa dihitung, untuk bentuk yang tidak dapat dihitung (uncountable) tidak ada perubahan yang terjadi pada bentuk katanya, missal rice, tidak bisa menja rices, atau coffee tidak bisa menjadi coffee. Lantas bagaimana biasa orang menghitungnya. Biasa yang dapat dihitung adalah wadahnya missal, a cup of coffee, atau two cups of coffee.

Ada beberapa determiner yang sering kita jumpai, namun masing-masing memliki fungsinya sendiri dan penggunaannya pun harus kita ketahui yang mana untuk countable maupun uncountable


Countable Uncountable
This, that, these those
one, two, thee,four, none
many
few
more than
a, an, some, the any
fewer than
a lot of
a large/great number of
This, that
none
much
 little
less than
the, some any
less than
a lot of
a large amount of

Nah dari tabel dapat kita lihat mana determiner yang kita gunakan untuk countable dan uncountable.

Contoh: I love you so much, disini dapat kita lihat bahwa love adalah uncountable maka itu tidak pernah kita dengar I love you so many

Contoh 2: She has many cars disni mobil dapat dihitung karenanya digunakan many bukan much

Nah oleh sebab itu table diatas sebaiknya dihafal agar tidak salah dalam penggunaannya.

Selain dari rumus di atas masih banyak pengecualian yang terkadang membuat beberapa kata uncountable ditambahkan akhiran S. Jadi jangan heran jika nanti menemukannya ya, karena ilmu Bahasa itu sering terdapat pengecualian-pengecualian. Tapi secara umum teori yang sudah dijelaskan di atas akan dapat sangat membantu, semoga bermanfaat.

Senin, 04 Mei 2020

mengenal subjects, verbs, dan objects

    01.45   No comments

Mungkin teman-teman masih sulit membedakan yang mana subject, verb, dan object. Untuk itu mari pada kesempatan ini kita membahas sedikit tentang ketiga unsur tersebut. Perlu teman-teman ketahui, setiap kalimat dalam Bahasa inggris pasti memiliki subject dan verb. Namun untuk objek bisa ada bisa tidak begitu juga dengan modifier. mari kita lihat contohnya:

Secara umum, susunan kata Bahasa inggris terdiri dari 4 element yaitu, Subject, verb, complement/objek dan modifier. Lebih jelasnya silahkan perhatikan tabel dibawah ini;

Subject Verb Complement/object Modifier
Dogs drank wateryesterday
They study Englisheveryday



Dogs  bark   = Dogs adalah subject dan bark adalah verb
    S      V
* Dari contoh diatas dapat kita lihat bahwa suatu kalimat bisa saja tidak memiliki object ataupun modifier


Andi  has  some computers   = Andi adalah subject, has adalah verb, dan computer adalah object
    S      V                   O  
* Untuk kalimat yang kedua ini kita sudah melihat suatu pola kalimat yang memiliki objek



kalau susah mengingatnya ingat saja subject umumnya yang melakukan atau dia adalah peran utama dalam kalimat, verb menjelaskan apa yang dilakukan, dan object adalah tujuan dari subject dan verb ingin melakukan apa atau pun tindakannya ditujukan ke siapa.

Masih belum jelas, baiklah mari kita ambil kalimat sederhana "I need you"

I = subject karena dia yang melakukan tindakan
Need = adalah verb karena dia yang menjelaskan apa yang dilakukan si subject tadi
You = adalah object karena dia yang menjadi tujuan si subject dan si verb.

Subject dan object dapat berbentuk pronoun, kata benda atau pun frasa kata benda, perhatikan contoh dibawah:
Pronoun untuk subject = I, you, they, we, she, he, it
Pronoun untuk object = you, them, her, him, it, us
Kata benda = Book, table, chair
Frasa kata benda = red book, big table, small chair ( suatu kata yang berbentuk kata benda)

Nah kemudian ada satu elemen lagi yang terkadang bisa saja ditambah kedalam satu bentuk kalimat, yaitu modifier. Modifier adalah suatu penjelasan tentang kapan waktunya, bagaimana dilakukan, ataupun dimana dilakukannya.  Coba perhatikan tambahan yesterday yang berperan sebagai modifier dalam kalimat dibawah;

I cleaned my room yesterday.

Nah jika kita psahkan perbagian dari kalimat diatas maka I adalah subject, cleaned adalah verb, room adalah object dan yesterday adalah modifier.

Modifier juga bisa terdiri dari banyak kata seperti,

I study English in my school everyday

kata in my school, dan everyday adalah modifier.


Namun perlu diketahui juga object dan subject bisa berpindah tempat ketika menjadi kalimat passive. Lebih jelasnya silahkan lihat disini

Baiklah sekian dulu penjelasan mengenai subjek, kata kerja (verb) dan objek. Selamat belajar.. oh ya jika ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan di kolom komentar dibawah



Selasa, 08 Januari 2019

teknik menjawab soal structure toefl

    02.10   No comments

Kita ketahui dalam toefl ITP ada 3 bagian yang akan menjadi bahan tes yaitu listening, structure, dan reading. Untuk kesempatan kali ini saya akan focus pada bagian structure dan written expression. Disini akan membagikan 3 teknik dalam menjawab soal structure. Setiap Teknik mempunyai keunggulannya masing-masing dan biasanya seseorang unggul dalam salah satu Teknik ini.

Yang pertama adalah Teknik pengetahuan. Orang yang menggunakan Cara ini umumnya adalah orang-orang yang memang belajar Bahasa Inggris dari buku atau dari pembelajaran grammar. Keunggulan dalam menggunakan Teknik ini adalah jawaban yang anda berikan adalah pasti. Maksud pasti disini adalah jika memang anda punya pengetahuan mengenai soal yang diberikan maka sudah 99% jawaban anda benar. Namun di sisi lain penggunaan Teknik ini membutuhkan pemikiran yang mendalam sehingga terkadang banyak waktu yang terkuras. Namun tentu saja bagi orang-orang yang memang sudah mahir dalam ilmu pengetahuan Bahasa, ia tetap dapat menjawab soal-soal grammar dengan cepat. Nah jika anda tertarik dengan Teknik pengetahuan, maka segera perbanyak baca buku grammar, perbanyak ilmu, ilmu dan aturan kebahasaaan yang baik dan benar.

Nah selanjutnya yang kedua adalah Teknik yang menggunakan intuisi. Cara ini kebanyakan digunakan bagi orang-orang yang belajar Bahasa inggris dari speaking ataupun dari membaca. Cara menjawab soal dengan Teknik ini yaitu dengan memilih jawaban yang paling cocok di dengar. Orang yang menggunakan Teknik ini hanya menggunakan rasa pada pemikiran mereka, jadi jawaban mereka mungkin tidak terlalu pasti. Walaupun tidak terlalu pasti namun bukan bearti Teknik ini sering salah, hanya saja mereka yang menggunakan Teknik ini biasanya tau pilihan jawaban yang benar namun tidak bias menjelaskan mengapa, karena jawaban yang mereka pilih hanya berdasarkan intuisi.

Selanjutnya yang ketiga adalah Teknik gabungan. Teknik ini menggunakan keduanya baik pengetahuan maupun intuisi. Jika ingin menggunakan Teknik ini makan harus melakukan keduanya, yaitu perbanyak pengetahuan dan perbanyak juga penggunakaan Bahasa inggris secara speaking. Tetapi perlu di ingat ada sebagian orang yang lebih hebat menggunakan hanya salah satu dari Teknik, dan jika menggunakan Teknik yang lain malah nilai a menurun.

Contoh ada orang yang hebat menggunakan Teknik intuisi tetap saat menggunakan Teknik pengetahuan nilai mereka menurun, sebaliknya ada pula orang yang hebat menggunakan Teknik pengetahuan sehingga ketika menggunakan Teknik intuisi skor pun menurun.

Oleh sebab itu sebaiknya cobalah menggunakan ketiga Teknik tersebut, dan coba lihat cara mana yang paling cocok untuk anda. Selamat mencoba.

Jumat, 04 Januari 2019

menggunakan imperative sentence

    03.16   No comments

Jika kalian sudah lama belajar Bahasa Inggris, maka kalian sudah wajib mengenal yang namanya imperative sentence. Imperative sentence sendiri adalah suatu jenis kalimat yang digunakan ketika ingin memberikan suatu perintah, menyatakan permohonan ataupun ketika ingin memberikan suatu arahan. Untuk lebih jelasnya mari sama-sama kita perhatikan contoh-contoh kalimat imperative dibawah ini:

1. Contoh penggunaan imperative sentence ketika ingin memberikan suatu perintah

Boss       : Close the window!
Secretary: Yes, sir


2. Contoh penggunaan imperative sentence ketika ingin menyatakan permohonan pada seseorang

Andi : Close the window, please.
Ari    : Okay

Dari kedua contoh diatas, lantas bagaimana membedakan antara perintah dan permohonan? Hal ini dapat kita bedakan berdasarkan dengan intonasi dari kalimat tersebut. Kalimat perintah umumnya lebih tegas dan di dalam teks biasanya diberikan tanda seru. Berbeda dengan kalimat permohonan, umumnya menggunakan nada yang lebih renda dan terkadang menggunakan kata-kata permohonan seperti 'please'

3. Contoh menggunakan imperative sentence ketika hendak memintah arahan

Dian  : Could you tell me, how to get to the mall?
Linda: Sure, Just follow the way, then turn right. It is right on the end of the street
Dian  : Okay, thank you very much.

Nah imperative sentence, dapat dapat berbentuk sesuai pola kalimat umumnya, hal ini dikarenakan karena imperative sentence dibawah ini sudah jelas diketahui tujuankan tidak lain adalah kepada pendengar yang diperintahkan, berikut contohnya;

1. Open the door
2. Please stand up
3. Don't do that
4. Silent please

Itulah beberapa contoh-contoh dari kalimat inperatif. Jadi jika kalian menemukan jenis-jenis kalimat seperti di atas maka sudah dapat dipahami bahwa hal tersebut merupakan imperative sentence.

Rabu, 21 Februari 2018

menggunakan time clauses dan if clauses untuk masa depan

    18.28   No comments

Tentu kita sudah mengenal yang namanya adjective clauses dan noun clauses. Nah kali ini kita akan membahas time clauses. Time clauses sendiri bentuknya masih clauses alias belum menjadi kalimat sempurna. Oleh sebab itulah, time clauses umumnya dimulai dengan when, before, after, as soon as dll.

Nah pada kesempatan ini kita akan mengupas bagaimana cara menggunakan time clauses dan if clauses untuk mengungkapkan suatu kejadian di masa depan atau future time.

Saat belajar future tense tentu kita sudah pahami mengenai penggunaan will dan be going to. Namun ketika menggunakan time clauses dan if clauses saat menyatakan untuk kejadian yang akan datang will dan be going to tidak digunakan. Mari kita lihat contohnya.

Before I join the club tomorrow, I am going to do my homework.

Mari kita lihat dari kalimat diatas, kita ketahui bahwa before I join the club tomorrow adalah time clauses. Sedangkan I am going to do my homework adalah sebuah kalimat dan bukan clausa.

Jadi coba kita perhatikan time clausesnya yaitu   Before I join the club tomorrow . Lihat tidak ada penggunaan will dan be going to karena berbentuk clausa walaupun ada kata tomorrow yang menyatakan masa depannya.

Jadi salah jika teman membuat kalimat seperti dibawah.

Before I am going to join the club tomorrow, I am going to do my homework

Karena rumusnya adalah time clauses untuk menyatakan masa depan tidak menggunakan will dan be going to melainkan menggunakan rumus simple present.

Mari lihat contoh lainnya dengan menggunakan if clauses

If you come to my home tomorrow, I am going to cook noodles.

Sama bukan, tidak ada pemakaian will dan be going to pada if clausesnya.


Mengenail posisi time clausesnya juga bisa di belakang contoh:

Andi will give you the book when he goes to school tomorrow.

Nah bagaimanapun posisinya yang perlu diingat adalah saat menggunakan time clauses maupun if clauses untuk menyatakan masa depan maka pada clausesnya tidak menggunakan will dan be going to.

Nah teman-teman sekalian dan demikian penjelasan singkat tentang penggunaan time clauses dan if clauses untuk menyatakan masa depan, semoga bermanfaat.

Rabu, 31 Januari 2018

menggunakan could dan can

    21.10   No comments

Sebelumnya kita sudah mempelajari may dan might. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas kembarannya yaitu can dan could.Can dan could mempunyai beberapa kegunaan diantaranya;

1. Could untuk menyatakan prediksi atau kemungkinan contoh:

The exam could be difficult for us.

Andi is not busy today. He could attend this meeting.


2. Penggunaan could dan can untuk mengungkapkan permintaan kepada orang. Khusus poin ini keduanya bisa dipakai.

Could you help me?

Could I go with you?

Can I go with you?

3. Can untuk menyatakan izin

You can take my notes

You can borrow my pencils

You can not take my notes


4. Can untuk menyatakan kemampuan

I can speak Bahasa

I can ride motorbike

Fish can swim


Catatan tambahan:

Jika anda menyatakan kejadiannya di masa lampau atau dalam bentuk past, maka can diubah menjadi could contoh:

I could speak clearly when I was 5 years old.


Nah untuk mengubah ke kalimat negatif cukup tambahkan not setelah could dan can. Contoh:

I can not ride motorbike

You can not take my notes

You could not ride motorbike when you were 15.


Itulah beberapa penggunaan could dan can yang saya ingat. Klo ada kekurangan mohon ditambahkan ya. Selamat belajar.

Senin, 29 Januari 2018

menggunakan may dan might

    17.44   No comments

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas penggunaan may dan might. Bagi yang suka membaca Bahasa inggris pasti sudah akrab dengan kata-kata may dan might. Tapi mungkin ada sebahagian dari teman-teman yang belum apa saja kegunaan dari may dan might sendiri. Untuk itu mari kita lihat beberapa penggunaan may dan might berikut ini.

1. May dan might digunakan ketika ingin menyampaikan suatu kemungkinan yang bisa terjadi bisa juga tidak, contoh:

The weather may be good today
The weather might be good today

It may happen tomorrow
It might happen tomorrow

Sedangkan untuk kaliat negatifnya cukup tambahkan not

It may not happen tomorrow
It might not happen tomorrow


2. Maybe sebagai adverb

Maybe it will happen tomorrow.

Maybe she is busy.

Maybe tanpa sepasi seperti diatas berfungsi sebagai adverb hampir sama seperti perhaps


3. May digunakan ketika meminta sesuatu

May I take another apple?

May I please take another apple?


4 May digunakan sebagai nama bulan mei

I was born on May 21, 1994


Itulah beberapa penggunaan may dan might.

Minggu, 28 Januari 2018

menggunakan another, other, the other, others, the others

    18.45   No comments

Pada kesempatan kali ini kita akan membelajari bentuk-bentuk other. Ada 5 macam bentuk dari penggunaan other yaitu, another, other, the other, others, the others. Secara garis besar kelima macam kata tersebut berfungsi untuk menyatakan keberadaan benda lainnya. Agar mudah memahaminya mari kita pelajari satu per satu;

Another dan the other yang berbentuk singular (tunggal)

Another
Another adalah gabungan dari an + other yang bearti satu benda tunggal lainnya yang tidak spesifik. Tidak spesifik disini maksudnya adalah kita masih mempunyai pilihan lainnya namun tentunya kita tetap harus memilih satu. Agar tidak bingung mari perhatikan contoh dibawah.

Andi had 6 oranges. He ate one orange. Andi was still hungry. Then he ate another orange.

Perhatikan kalimat diatas: Andi punya 6 buah jeruk. Kemudian dia memakan satu buah. Namun Andi merasa masih lapar. Andi pun memakan satu jeruk lainnya. (jeruk yang andi pilih bisa yang mana saja dan tidak spesifik)

Terdapat 3 cara dalam menggunakan another:

1. another Andi read one book. Then he read another.
2. another + (singular noun) Andi read one book. Then he read another book.
3. another +one Andi read one book. Then he read another one.


The other
The other dapat digunakan ketika hanya terdapat 1 benda terakhir yang bersifat spesifik. Ilustrasinya seperti ini

There are three flowers in my garden. Two of them are tulips. The other one is a rose.
Ada 3 bunga di kebun saya. Dua bunga adalah tulip. Yang satunya lagi adalah mawar. (mawar di sini adalah jenis bunga terakhir dan merupakan benda yang spesifik)

Terdapat 3 cara dalam menggunakan the other:

1. the other There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read the other.
2. the other + (singular noun) There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read
    the other book.
3. the other +one There were 2 books on the table. Andi read one book. Then he read the other one.


Other, others, the other, dan the others yang berbentuk plural (jamak)

Other
Penggunaan other hampir sama seperti another sama-sama menjelaskan benda yang tidak spesifik, hanya saja other diikuti dengan plural noun alias bendanya lebih dari satu. Perhatikan contoh dibawah.

There are so many kinds of flowers on the earth. The tulip is one kind. Some other kinds are roses, dahlias, and camellias.

Dari contoh diatas jelas kita dapat lihat, ada sangat banyak jenis bunga di dunia, dan tentunya hal ini sangat umum dan tidak spesifik.

You may eat other oranges if you are very hungry

Ada 3 cara penggunaan other yaitu:

Other + (plural noun) You may eat other oranges if you are very hungry.

Other + ones You may eat other ones if you are very hungry.

Other + s You may eat others if you are very hungry.


The other(s)
Sama seperti the other menjelaskan benda tersisa yang spesifik. Bedanya the other(s) kali ini diikuti dengan plural noun. Coba perhatikan contoh:

There were 3 people in the class. One of them is Andi. The other people are Ani and Ali.

Perhatikan disini adalah 3 orang di dalam kelas. Satu dari mereka adalah Andi. Dan yang tersisa adalah Ani dan Ali. Disini jelas disebutkan 3 orang yang satunya adalah Andi, dan terdapat dua orang lainnya. Tentunya kedua orang ini bersifat spesifik karena disana hanya terdapat 3 orang saja. Begitulah kira-kira cara memahaminya ya teman-teman.


There were 5 oranges on the table. Ali took 2 oranges. Andi ate the other oranges.

Artinya disini adalah Andi akan memakan beberapa jeruk terakhir yang sifatnya spesifik karena jeruk selain itu sudah diambil Ali.

Ada 3 cara penggunaan the other(s) untuk jamak yaitu:

The other + (plural noun) Andi will eat the other oranges.

The other + (ones ) Andi will eat the other ones.

The others Andi will eat the others.



Semoga penjelasan diatas, dapat menambah ilmu saya dan tentunya ilmu teman-teman semuanya.



Kamis, 25 Januari 2018

menggunakan reflexive pronouns

    20.16   No comments

Pernah dengar kata-kata myself, yourself, himself, itself, ourselves, yourselves ataupun themselves. Ya kata-kata inilah yang disebut dengan reflexive pronoun. Sesuai dengan namanya reflexive pronoun adalah kata ganti yang merefleksikan objek yang sama. Dengan kata lain reflexive pronoun digunaan ketika subjek dan objek adalah sesuatu yang sama. Mari kita lihat contohnya.

I cleaned myself in the bathroom.
Saya membersihkan diri saya di kamar mandi.

Coba perhatikan I dan myself adalah orang yang sama, saat itulah kita menggunakan reflexive pronoun.

Salah jika teman-teman membuat kalimat dengan menggunakan object pronoun:
I cleaned me in the bathroom

We saw ourselves in the mirror.
we dan ourselves juga merupakan orang yang sama

Untuk lebih jelasnya mari teman-teman perhatikan pasangan-pasangan dibawah ini:

Bentuk-bentuk reflexive pronoun:

I                                  = myself
You (satu orang)        = yourself
You (lebih dari satu)  = yourselves
He                               = himself
She                              = herself
It                                  = itself
We                              = ourselves
They                           = themselves

Itulah contoh penggunaan reflexive pronoun jadi teman-teman tidak perlu bingung lain dengan kata-kata seperti diatas.

Selasa, 23 Januari 2018

menggunakan be about to

    23.49   No comments


Be about to adalah salah satu idiom Bahasa inggris yang fungsinya untuk menyatakan masa depan. Namun bedanya dengan future tense, be about to lebih kepada immediate future atau suatu aktifitas yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat mungkin dalam beberapa menit kedepan. Contoh:

Rita is on the last paragraph. She is about to finish writing.

Mari lihat contoh diatas, karena Rita sudah berada di paragraph terakhir tentu dia akan segera selesai menulis dalam beberapa menit kedepan. Saat itulah idiom be about to dapat kita gunakan.


Rumus menggunakannya sangat mudah yaitu:

(subject) + (be) + (about) + (to) + (verb 1) + (complement)

Contoh:
The show is about to begin.

Andi is about to go outside.

Dian is holding a camera. She is about to take some pictures.

Nah itulah contoh penggunakan be about to untuk mengungkapkan suatu aktifitas di masa depan yang akan segera terjadi.


Senin, 22 Januari 2018

preposition dalam bahasa inggris

    23.27   No comments

Pernah dengar preposition? ya bagi yang sudah belajar Bahasa inggris tentu sering mendengar kata prepositions. Namun mungkin masih ada juga kawan-kawan kita yang belum tau apa yang dimaksud dengan preposition. Preposition adalah suatu kata yang digunakan untuk menyambungkan frasa, noun, atau pronoun terhadap kata lain di dalam kalimat. Contoh:

Saya belajar di kamar
kata di adalah preposition dari kalimat diatas

I study in my room
kaya in adalah preposition dari kalimat diatas

Nah sudah paham kan apa yang dimaksud dengan preposition berikut adalah daftar kata preposition yang sering digunakan:

  1. about
  2. above
  3. across
  4. after
  5. against
  6. along
  7. amid
  8. among
  9. around
  10. at
  11. before
  12. behind
  13. below
  14. beneath
  15. beside
  16. besides
  17. between
  18. beyond
  19. by
  20. despite
  21. down
  22. during
  23. for
  24. from
  25. in
  26. inside
  27. into
  28. like
  29. near
  30. of
  31. off
  32. on
  33. out
  34. over
  35. since
  36. through
  37. throughout
  38. till
  39. to
  40. toward(s)
  41. under
  42. unlike
  43. until
  44. up
  45. upon
  46. with
  47. within
  48. without

Perlu diingat penggunaan preposition tidak bisa sembarangan, karena penggunaanya harus sesuai dengan aturan dan konteks kalimatnya. Jadi dalam menggunakan preposition sendiri perlu berhati-hati kawan, karena ada juga penggunaan preposition yang memang mempunyai aturan tertentu dan salah jika menggunakan preposition yang lain. Dibawah ini adalah beberapa aturan preposition yang harus digunakan sesuai dengan aturannya:


  1. be absent from
  2. be accustomed to
  3. add (this) to (that)
  4. be acquainted with
  5. admire (someone) for (something)
  6. be afraid of
  7. agree with (someone) about (something)
  8. be angry at/ with (someone) about /  over (something)
  9. apologize to (someone) for (something)
  10. apply for (something)
  11. approve of
  12. argue with (someone) about  / over (something)
  13. arrive at (a building / a room)
  14. arrive in (a city / a country)
  15. ask (someone) about (something)
  16. ask (someone) for (something)
  17. be aware of
  18. be bad for
  19. believe in
  20. belong to
  21. be bored with / by
  22. borrow (something) from (someone)
  23. be clear to
  24. combine with
  25. compare (this) to / with (that)
  26. complain to (someone) about (something)
  27. be composed of
  28. concentrate on
  29. consist of
  30. be crazy about
  31. be crowded with
  32. be curious about
  33. depend on (someone) for (something)
  34. be dependent on (someone) for (something)
  35. be devoted to
  36. die of  / from
  37. be different from
  38. disagree with (someone) about (something)
  39. be disappointed in
  40. discuss (something) with (someone)
  41. divide (this) into (that)
  42. be divorced from
  43. be done with
  44. dream about /of
  45. dream of
  46. be engaged to
  47. be equal to
  48. escape from (a place)
  49. be excited about
  50. excuse (someone) for (something)
  51. excuse from
  52. be exhausted from
  53. be familiar with
  54. be famous for
  55. feel about
  56. feel like
  57. fill (something) with
  58. be finished with
  59. forgive (someone) for (something)
  60. be friendly to / with
  61. be frightened of / by
  62. be full of
  63. get rid of
  64. be gone h m
  65. be good for
  66. graduate from
  67. happen to
  68. be happy about (something)
  69. be happy for (someone)
  70. hear about / of (something) from (someone)
  71. help (someone) with (something)
  72. hide (something) from (someone)
  73. hope for
  74. be hungry for
  75. insist on
  76. be interested in
  77. introduce (someone) to (someone)
  78. invite (someone) to (someone)
  79. be involved in
  80. be kind to
  81. know about
  82. laugh at
  83. leave for (a place)
  84. listen to
  85. look at
  86. look for
  87. look forward to
  88. look like
  89. be made of
  90. be married to
  91. matter to
  92. be the matter with
  93. multiply (this) by (that)
  94. be nervous about
  95. be nice to
  96. be opposed to
  97. pay for
  98. be patient with
  99. be pleased with / about
  100. play with
  101. point at
  102. be polite to
  103. prefer (this) to (that)
  104. be prepared for
  105. protect (this) from (that)
  106. provide (someone) with
  107. be proud of
  108. be qualified for
  109. read about
  110. be ready for
  111. be related to
  112. rely on
  113. be responsible for
  114. be sad about
  115. be satisfied with
  116. be scared of / by
  117. search for
  118. separate (this) from (that)
  119. be similar to
  120. speak to / with (someone) about (something)
  121. stare at
  122. subtract (this) from (that)
  123. be sure of / about
  124. take care of
  125. talk about (something)
  126. talk to / with (someone) about (something)
  127. tell (someone) about (something)
  128. be terrified of / by
  129. thank (someone) for (something)
  130. think about / of
  131. be thirsty for
  132. be tired from
  133. be tired of
  134. translate from (one language) to (another)
  135. be used to
  136. wait for
  137. wait on
  138. warn about / of
  139. wonder about
  140. be worried about


Baik kita ambil saja salah satu menjadi contoh. Silahkan perhatikan no 76. be interested in. Jadi seandainya kawan-kawan membuat kalimat

I'm interested on grammar  maka kalimat tersebut salah, hal ini dikarenakan pasangan interested adalah in sesuai dengan daftar diatas. Maka seharusnya kalimatnya adalah.

I'm interested in grammar


Oleh karena itu saya sarankan kepada teman-teman untuk memperbanyak membaca bacaan Bahasa inggris, agar nanti teman-teman akan menemukan sendiri sense terhadap penggunaan preposition yang tepat. Atau kalau mau juga boleh dihafal.

Sedangkan kalau dilihat dari jenisnya, preposition ini dapat kita bagi ke 5 bagian diantaranya:

1. Preposition tempat
Biasanya sering menggunakan on, in, dan at.
Preposition on umumnya digunakan untuk permukaan, seperti diatas atap, meja, dll
Preposition In  umumnya digunakan untuk ruang lingkup tertutup misal kamar.
Preposition at umumnya digunakan saat menunjukkan tempat yang spesifik

Andi put the book on the table.
Ana is studying math in her room.
I met Sarah at the entrance.


2. Preposition waktu
Menjelaskan waktu misalnya; on Sunday, in June, at night dll.
Untuk preposition waktu ini penjelasannya sedikit panjang, jadi saya sudah membuat artikel khususnya, silahkan lihat disini.


3. Preposition arah
Preposition yang menunjukkan arah atau direction seperti, to, toward, into dll
Andi goes to market everyday.
Sarah dived into a river.


4. Preposition penggunaan benda
Preposition yang menunjukkan penggunakan sesuatu atau benda
Rina write the letter with her pencils.
I go to school by a motorcycle.


5. Preposition kalimat pasif
Digunakan untuk menyatakan agent dalam kalimat pasif
The car was washed by Andi
Selengkapnya silahkan pelajari kalimat pasif disini.

Itulah penjelasan singkat mengenai penggunaan preposition dalam bahasa inggis, selamat belajar.

Minggu, 21 Januari 2018

bentuk jamak kata benda bahasa inggris

    01.52   No comments

Bentuk jamak kata benda dalam Bahasa inggris dikenal dengan plural nouns. Plural noun adalah suatu bentuk kata benda yang jumlahnya lebih dari satu baik itu dua, tiga, empat dan seterusnya atau sering dikatakan juga dengan bentuk jamak. Bentuk plural Bahasa inggris sangat penting untuk dipelajari karena aturan Bahasa inggris sedikit berbeda dengan Bahasa Indonesia.

Jika dalam Bahasa Indonesia kita hanya perlu menambahkan keterangan jumlahnya, maka dalam Bahasa inggris kata benda tidak cukup hanya di tambah keterangan jumlah saja melainkan perubahan bentuk kata tersebut bias berubah. Coba perhatikan contoh dibawah

satu apel, dua apel, tiga apel ( tidak ada perubahan pada kata apel)

one apple, two apples, three apples ( terjadi perubahan dalam kata apple)

one box, two boxes, three boxes ( terjadi perubahan pada kata box)


Terlihat perbedaanya bukan. Nah untuk itu mari kita pelajari bentuk-betuk jamak kata benda dan aturannya di dalam Bahasa inggris.

1. Kata benda yang paling umum adalah dengan penambahan -s di akhir kata tersebut contoh:
cat menjadi cats
flower menjadi flowes
computer menjadi computers


2. Kata benda yang berakhiran dengan -ch -sh - x dan -ss harus ditambahkan -es contoh:
fox menjadi foxes
dish menjadi dishes
box menjadi boxes


3. Kata benda yang berakhiran dengan huruf konsonan  dan -y maka akhiran y diganti menjadi -ies contoh:

butterfly menjadi butterflies
city menjadi cities

Jika kata benda brakhiran dengan huruf vokal dan -y maka cukup ditambah -s contoh:
key menjadi keys
day menjadi days


4. Ada juga beberapa kata benda yang bentuknya sama baik itu bentuk tunggal maupun jamak, contoh:

one species menjadi two species

one sheep menjadi two sheep

one fish menjadi two fish

one offspring menjadi two offspring

one deer menjadi two deer


* Tambahan
Nah selain dari 4 kategori di atas ada kata benda yang irregular, dalam artian sangat berbeda antara bentuk tunggal dan jamak contoh:

one foot menjadi two feet

one mouse menjadi two mice

one child menjadi two children

Selain itu masih banyak lagi kata-kata lainnya yang mungkin memang harus dihafal karena terdapat banyak pengecualian dan tidak dapat kita jadikan sebagai rumusan.
 Contoh akhiran -o dan akhiran -f terkadang mereka memiliki akhiran yang memang berbeda seperti;

tomato menjadi tomatoes ( ditambah -es)

radio menjadi radios ( hanya ditambah -s )

shelf menjadi shelves ( akhiran berubah menjadi -ves)

roof menjadi roofs (hanya ditambah -s)

Oleh karena itu selain dari keempat rumus diatas saya sarankan untuk menghafal dan memperbanyak vocabulary agar mudah ketika menyusun kata benda baik dalam bentuk jamak maupun tunggal.

Itulah bentuk-bentuk kata benda jamak dan beberapa rumusan perubahannya. Semoga menambah pengetahuan kita semua.

Jumat, 19 Januari 2018

menggunakan hope, plan, dan intend

    22.25   No comments

Masih seputaran pembahasan mengenai cara mengekspresikan masa depan. Namun kali ini kita menggunakan 3 kata kerja yaitu hope, plan, dan intend. Kalau kita artikan saja ketiga kata kerja ini maknanya sudah mengungkapkan masa depan. Namun mungkin ada yang masih bingung cara menggunakannya apakah dia berbentuk future atau tidak.

Seperti yang kawan ketahui, umumnya ketika kita ingin mengungkapkan masa depan maka biasanya kita menggunakan bentuk future yaitu dengan will atau be going to. Bagi yang belum mengerti penggunaan will dan be going to boleh baca dahulu disini

Namun saat menggunakan hope, plan dan intend, kita tidak perlu menambahkan will, hal ini dikarenakan mereka sudah menunjukkan makna masa depan. Coba lihat arti ketiga kata kerja dibawah.

hope = harap

plan = merencanakan

intend = berniat

Jadi saat kita membuat kalimat menggunakan ketiga kata kerja diatas untuk mengekspresikan masa depan ada dua cara yaitu dengan

Cara 1 : (subject) + (be) + (hope/plan/intend + ing) + (to) + (verb 1) + (complement)

I am intending to go to Medan.

Cara 2 : (subject) + (hope/plan/intend) + (to) + (verb1) + (complement)

I intend to go to Medan.

I plan to go to Medan next month.


Jadi salah jika teman-teman menambahkan will lagi seperti dibawah;
I will intend to go to Medan


Itulah cara menggunakan kata hope, plan, dan intend. Kalau masih ada yang belum jelas silahkan ditanyakan.



Kamis, 18 Januari 2018

menggunakan simple present untuk masa depan

    20.16   No comments

Sebelumnya kita sudah belajar mengenai cara mengungkapkan masa depan dengan future tense dan progressive tense . Kali ini kita masih membahas cara mengungkapkan masa depan, namun caranya berbeda yaitu dengan simple present. Wah kok bisa bukannya simple present digunakan untuk menyatakan kebiasaan? Nah daripada penasaran mari kita simak penjelasan berikut.

Seperti kita ketahui bahwa simple present sebenarnya digunakan ketika meyatakan suatu kejadian yang berulang-ulang. Namun tahukah teman-teman sebenarnya ada juga penggunaan simple present untuk masa depan. Hal ini dikarenakan kejadian tersebut memang sudah terjadwal atau sudah memiliki skedulnya yang jelas. Nah daripada bingung mari perhatikan contohnya

There is a biology class at nine tomorrow

The package arrives next week

The lesson starts at eight tomorrow night

our contract ends at 5.30 tomorrow

Nah itulah beberapa contoh penggunaan simple present ketika menyatakan masa depan. Kata-kata lain yang biasanya digunakan dalam mengekspresikan masa depan dengan simple present ataralain; begin, finish, be, close, leave, open dll


menyatakan masa depan dengan present progressive

    05.37   No comments

Sebelumnya kita sudah belajar apa itu present progressive, dan pastinya kita sudah mengetahui kalau present progressive atau present continuous itu digunakan untuk menyatakan kejadian yang sedang terjadi saat ini. Bagi yang belum mengerti apa itu present progressive atau present continuous boleh baca disini.

Tau kawan-kawan bahwa ternyata present progressive juga terkadang digunakan untuk menyatakan masa yang akan datang. Nah bagaimana bentuknya? silahkan kawan-kawan perhatikan contoh dibawah ini.

Ani is going to fly to Jakarta tomorrow (bentuk present future)
Ani is flying to Jakarta tomorrow ( bentuk present continuous yang menyatakan masa depan)


Andi is going to take a bus to Medan next week(bentuk present future)
Andi is taking a bus to Medan next week(bentuk present continuous yang menyatakan masa depan)

Kedua contoh diatas bermakna sama. Jadi kalau seandainya kawan-kawan menemukan kalimat seperti ini di suatu bacaan maka kawan sudah paham maksudnya.


Kata kata kerja yang sering digunakan untuk mengekspresikan masa depan dengan present progressive antaralain; arrive, leave, go, walk, fly, ride dll.

* Namun perlu kawan-kawan ingat bahwasanya penggunaan present progressive untuk menyatakan masa depan ini, menekankan perencanaan yang sudah sangat jelas di masa depan. Selain itu bisa juga digunakan ketika ingin menyampaikan suatu statemen yang sudah sangat diyakini akan dilakukan di masa depan.

Baiklah kawan-kawan, demikian sedikit pembelajaran kali ini. Kalau ada waktu untuk menambah ilmu, jangan lupa baca-baca artikel lainnya juga ya. Terima kasih sudah membaca, semoga menambah pengetahuan kita semua.

Selasa, 16 Januari 2018

menggunakan probably dengan will

    20.16   No comments

Sebelumnya kita sudah belajar apa itu future tense. Tentu kita sudah paham kan bagaimana menggunakannya dengan will. Bagi yang belum paham boleh baca dulu disini. Semua sudah sepakat kegunakan future tense itu untuk menyatakan masa depan. Lalu mengapa terkadang digunakan kata probably.

Probably, bias kita artikan mungkin, sepertinya, kayaknya dll. Kesimpulannya probably itu untuk menyatakan kemungkinan. Jadi bisa kita simpulkan bahwa, probably ini sebenarnya hanya pelengkap saya, untuk menyatakan kemungkinan yang terjadi di masa depan. Jadi kalau kita belum terlalu yakin dengan suatu kejadian masa depan, kita bisa menggunakan kata probably. Nah mari kita lihat contoh penggunaan probably itu sendiri.

I will probably go to museum next month.
Saya mungkin akan pergi ke museum bulan depan.

Rumus menggunakan probably adalah:

1. kalimat positif  (subject) + (will) + (verb 1) + (complement)

2. kalimat negatif (subject) + (will) + ( probably) + (not) + (verb 1) + (complement)

3. atau kalau kalimat negative menggunakan singkatan  won't maka;
    (subject) + (probably) + (won't) + (verb 1) + (complement)

Jika dijadikan dalam bentuk kalimat maka contohnya seperti ini:

1. Rina will probably clean her house tomorrow

2. Rina will probably not clean her house tomorrow

3. Rina probably won't clean her house tomorrow


Nah itulah penjelasan singkat tentang kegunaan dan cara menggunakan probably dengan will. Semoga bermanfaat.




Senin, 15 Januari 2018

mengungkapkan kebiasaan dengan used to

    21.09   No comments

Pernah dengar kata 'used to'. Kalau orang yang tidak tau mungkin dia akan mengartikan used to 'digunakan untuk' padahal sebenarnya tidak semuanya demikian kawan. Used to sering digunakan untuk mengungkapkan suatu kebiasaan di masa lampau yang mana saat ini kebiasaan itu sudah tidak dilakukan lagi. Contoh;

Dahulu saya takut dengan tikus, tetapi sekarang saya tidak takut lagi
I used to be afraid of mouse, but I do not anymore.

Dahulu Andi malas, sekarang Andi belajar setiap hari
Andi used to be lazy, now Andi studies everyday


Nah dari contoh di atas dapat kita pahami bagaimana used to digunakan untuk mengekspresikan suatu kebiasaan masalalu yang sudah tidak dilakukan lagi. Nah berikut rumus cara penyusunannya

kalimat positif         (subject) + (used to) + (kata kerja pertama)

kalimat negatif        (subject) + (did not use to/never used to) + (kata kerja pertama)

kalimat pertanyaan  (did) + (subject) + (use to) + (kata kerja pertama)


Contoh kalimatnya;

Positif:          I used to live in Jakarta

Negatif:         I did not use to live in Jakarta / I never used to live in Jakarta

Pertanyaan :  Did you use to live in Jakarta?




Nah itulah cara menggunakan used to dan kegunaannya, jadi jangan salah mengartikan used to lagi ya kawan-kawan. Semoga bermanfaat.


mengenal perubahan bentuk ejaan kata kerja

    00.30   No comments

Halo kawan-kawan, kali ini saya akan berbagi kembali sedikit pengetahuan tentang Bahasa inggris. Pada kesempatan ini kita akan membahasa suatu perubahan bentuk ejaan yang mana hal ini sangat penting di dalam Bahasa inggris, terutama di writing.

Apakah teman pernah menemukan suatu kata yang berubah bentuk saat ditambahkan -ed ataupun -ing

Baik mari kita ambil 2 contoh sederhana yaitu kata help dan stop.

help / helping / helped

stop / stopping / stopped

Nah dari contoh sederhana diatas, terlihat bukan perbedaannya. Coba perhatikan huruf merah, pada kata help perubahan yang terjadi hanya penambahan -ing dan -ed. Sedangkan pada kata stop terjadi penambahan lebih selain penambahan -ing dan ed  huruf konsonan akhir juga menjadi double.

Kalau saja anda belum menguasai perubahan bentuk ejaan kata dalam Bahasa inggris ini, kemungkinan besar anda akan mengalami kesulitan saat menulis. Untuk itu mari sama-sama kita pelajari rumus-rumus perubahan bentuk kata kerja yang ditambahkan -ing dan -ed

1. Suatu kata yang berakhiran dengan huruf e, maka huruf e diubah menjadi ing contoh:

hope/ hoping

Namun jika berakhiran -ed makan cukup tidambahkan d

hope/ hoped


2. Ketika suatu kata berakhiran dengan 2 konsonan maka cukup tambahkan -ing atau -ed tanpa menghilangkan dan menambah satu huruf pun.

charm / charming / charmed


3.  Ketika suatu kata  yang berakhiran dengan huruf vokal dan y cukup dambahkan -ing dan -ed tanpa ada pengurangan dan penambahan huruf

stay / staying / stayed

Namun saat kata berakhiran dengan huruf konsonan dan y , maka cukup tambahkan -ing saja, namun ubah y menjadi ied jika ingin menambahkan akhiran -ed

Study / studying / studied


4. Ketika suatu kata berakhiran dengan 2 vokal dan satu konsonan cukup tambahkan -ing dan -ed saja tanpa adanya perubahan apapun

heat / heating / heated


5. Ketika suatu kata berakhir dengan -ie maka ubah akhiran -ie menjadi -ying untuk bentuk akhiran -ing. Namun untuk akhiran -ed cukup tambah -d saja contoh

tie / tying / tied


6. Nah untuk rumus yang terakhir ini maka diperlukan perhitungan ejaan. Dalam suatu kata bias saja terdapat lebih dari satu ejaan contoh kata happen terdapat 2 ejaan yaitu hap-pen.
Atau mungkin contoh kata Bahasa Indonesia yaitu membaca. Yangmana terdapat 3 ejaan mem-ba-ca.
Baik jika sudah mengerti apa itu ejaan mari kita langsung ke rumus.

- Ketika suatu kata yang terdiri dari satu ejaan dan berakhir dengan satu vokal dan satu konsonan, maka konsonan terakhir menjadi ganda  tetika ditambahkan -ing ataupun -ed lihat contoh dibahawah;

stop / stopping / stopped

Nah saat terdapat 2 ejaan dan di ejaan pertama terjadi penekanan bunyi, maka tidak terjadi perubahan apapun cukup tambahkan -ing atau -ed secara biasa

offer / offering / offering
Coba saja ucapkan offer pasting penekanannya terjadi pada ejaan off

Namun jika sebaliknya terdapat dua ejaan dan penekanan bunyinya terjadi di ejaan kedua, maka konsonan terakhir menjadi ganda

admit / admitting / admitted
Kata admit memiliki penekanan bunyi di ejaan mit



Pengecualian:  
1. Rumus diatas hanya berlaku untuk regular verb, tidak berlaku untuk irregular verb, karena untuk irregular verb dia mempunyai bentuk sendiri silahkan lihat disini

2. Tidak terjadi konsonan ganda pada akhiran w dan x contoh : fix / fixing / fixed


Nah demikianlah sedikit ilmu yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat bagi kita semua.


Sabtu, 13 Januari 2018

kata kerja nonprogressive

    03.30   No comments

Kalian pasti sudah mengenal yang namanya present progressive atau continuous. Ya tentunya kita sudah belajar sebelumnya. Bagi yang belum mengenal apa itu present progressive bisa dibaca disini.
Baiklah sedikit mengulang, present progressive atau present continuous digunakan untuk menyatakan kejadian yang sedang berlangsung saat ini contoh:

I am eating = saya sedang makan

I am watching television right now = saya sedang menonton tv sekarang

She is cleaning her car = dia sedang membersihkan mobilnya

Kita ketahui bersama semua contoh diatas menyatakan suatu kejadian yang memang sedang berlangsung saat itu juga, namun ada kalanya suatu kata kerja tidak dapat diubah menjadi present progressive atau tidak bias ditambah -ing. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena kata tersebut tergolong kedalam kata kerja nonprogressive alias nonprogressive verb.

Nah berikut ini daftar kata kerja yang tidak bisa dijadikan present progressive.

1. believe
2. forget
3. like
4. love
5. want
6. hear
7. be
8. prefer
9. hate
10. remember
11. belong
12. see
13. understand
14. exist
15. possess
16. need
17. know
18. own

Jika kalian menjumpai kata-kata diatas maka jangan pernah mengubahnya kedalam bentuk present progressive.

Contoh:

I understand (benar)

I am understanding (salah)

She forgets the rule (benar)

She is forgetting the rule (salah)

Tentu kalian tidak pernah mendengar ungkapan I am loving you pasti yang lebih sering terdengar cukup I love you. Mengapa demikian ya karena love merupakan kata kerja nonprogressive


Selain itu ada dua kata yang memiliki  makna berbeda dan salah-satunya dapat dijadikan progressive yaitu think dan have

I think you are smart = bermakna percaya atau pendapat (nonprogressive)

I am thinking about you right now = bermakna sedang berfikir (bisa berbentuk progressive)

She has a lot of money = bermakna memiliki (nonprogressive)

She is having a good time = ini adalah bentuk idiom Bahasa inggris untuk sekedar kalian ketahui bahwa ia bisa berbentuk progressive


Baiklah demikianlah perlajaran singkat hari ini, semoga menambah pengetahuan Bahasa inggris kita semua. Oh ya kalau bisa kata-kata diatas diingat ya, agar nanti tidak salah menggunakannya lagi.




Get updates in your email box

Complete the form below, and we'll send you our recent update.

Deliver via FeedBurner
© 2014 Knowlist. WP Theme-junkie. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.